Pasti ada pengemudi yang mendengar mesin mobil berbunyi kasar saat pagi hari.Masalah ini umum terjadi ketika suhu mesin masih rendah. Namun, jika dibiarkan terus-menerus, kerusakan serius bisa mengancam. Jadi, penting untuk mengetahui penyebab suara mesin mobil kasar saat dingin. Tujuannya agar performa mesin tetap prima dan nyaman dikendarai.
Baca juga: Penyebab Alternator Bunyi Nging dan Cara Mengatasinya

Mengapa Suara Mesin Mobil Kasar Saat Dingin?
Saat mobil baru dinyalakan pagi hari, suhu mesin masih rendah. Oli belum mengalir sempurna ke seluruh komponen. Kondisi ini membuat gesekan antar bagian mesin lebih terasa. Akibatnya, bunyi kasar muncul selama beberapa menit pertama.
Namun, jika bunyi kasar tidak hilang setelah mesin panas, ada masalah lain. Beberapa komponen mungkin sudah aus atau tidak berfungsi optimal. Perlu pemeriksaan lebih lanjut agar tidak semakin parah.
Penyebab Utama yang Sering Terlupakan
Oli memiliki peran penting dalam melumasi mesin. Setiap mobil membutuhkan tingkat kekentalan tertentu. Jika oli terlalu kental saat dingin, pompa oli kesulitan mengedarkannya. Alhasil, suplai pelumas ke komponen mesin terhambat.
Sebaliknya, oli yang terlalu encer juga bermasalah. Lapisan pelumas tidak cukup tebal untuk melindungi komponen. Gesekan langsung antar logam terjadi dan menimbulkan bunyi kasar.
Kode SAE pada kemasan oli menunjukkan kekentalannya. Angka sebelum huruf W menunjukkan kekentalan saat dingin. Semakin kecil angkanya, semakin encer oli tersebut. Contohnya, oli 5W-30 lebih encer saat dingin dibanding 10W-40.
Untuk daerah beriklim dingin atau pegunungan, pilih oli dengan angka depan rendah. Oli 5W-30 mengalir lebih cepat saat mesin dingin. Hal ini membantu pelumasan lebih cepat dan mengurangi bunyi kasar.
Sproket Aus
Berdasarkan pengalaman @AHAPedia yang dibagikan di YouTubenya, suara mesin mobil kasar saat dingin juga ada kaitannya dengan kondisi sprocket, khususnya tipe sprocket B yang mulai menunjukkan tanda keausan. Masalah pada sistem CVTC juga semakin terasa saat suhu mesin masih dingin. Dari situ terlihat bahwa ketika sprocket sudah tidak dalam kondisi optimal, mesin akan mengeluarkan suara kasar dan terasa kurang halus, sehingga cukup mengganggu performa saat awal penggunaan.
Perbedaan Timing Belt dan Timing Chain
Banyak yang bertanya komponen mana yang lebih baik. Timing belt terbuat dari karet dan bekerja lebih halus. Namun, perlu diganti setiap 60.000 hingga 100.000 km.
Timing chain terbuat dari logam dan lebih tahan lama. Bisa bertahan hingga 250.000 km atau seumur mesin. Namun, timing chain cenderung lebih berisik, terutama saat aus.
Mobil dengan timing chain memang sering keluar bunyi kasar saat dingin. Hal ini normal selama suara hilang setelah mesin panas. Jika bunyi terus berlanjut, tensioner mungkin perlu diperiksa.
Baca juga: Cara Menghilangkan Suara Fan Belt Mobil dan Mencegahnya Datang Kembali
Suara mesin mobil kasar saat dingin bisa disebabkan banyak hal. Ada baiknya melakukan perawatan rutin untuk mencegah masalah tersebut. Ganti oli tepat waktu, gunakan bahan bakar sesuai anjuran, dan periksa komponen berkala. Dengan begitu, mesin mobil tetap halus dan awet dalam jangka panjang.



